Kamis, 24 Oktober 2013

An Heart Whisper



Cinta adalah perasaan sakit terdalam yang pernah kurasakan, tidak ada lagi yang sesakit perasaan yang terlukai oleh cinta. Perasaan kehilangan seseorang yang disayangi, perasaan terkhianati oleh perasaan yang dijaga, perasaan yang membuat aku merasa menjadi seseorang yang gagal….

Semakin hari semakin membuatku terpuruk sendiri

Sesuatu yang seharusnya membahagiakan, kenapa bisa jadi sebegitu menyakitkan seperti ini. rasanya seperti kehilangan sesuatu di dalam hatiku, rasanya hampa dan kosong, meskipun aku dikelilingi begitu banyak orang… meskipun mereka menyayangiku sepenuh hati… entah kenapa kadang-kadang itu tidak membantu.

Aku tau betapa mengerikannya aku, disaat ada begitu banyak orang yang dengan tulusnya membuka kedua tangannya untukku. Aku malah merasa seperti ini.

Merasa sendiri seperti ini

Tapi dia adalah seseorang yang berarti untukku, seseorang yang aku memikirkan ‘mau jadi apa’ karenanya. Seseorang yang karna memikirkan keadaannya aku berjalan di jalan ini. berharap suatu saat  semua akan membaik dan akhirnya aku bisa membantu, berharap dia bisa tertawa dan bahagia bersamaku meski pada kenyataan nya aku selalu merepotkan. 

Sampai pada titik ketika tangan tak lagi mampu menggenggam sesuatu yang ternyata tertutupi kepura-puraan, berpura-pura menyayangi rasanya lebih sakit daripada terlukai oleh sayatan pedang sekalipun, dan mengetahui kenyataan yang selama ini disembunyikan, bahwa tidak ada satupun perasaan yang dimiliki tentang ini, seperti mencabut sesuatu didalam hatiku, menghancurkan nya berkeping-keping dan menghilangkannya bersama angin….

Dan dia tidak pernah kembali

Tidak ada yang kembali

Dia dan sebagian hati yang dihancurkannya….

Tidak ada yang sepertih sakit terkhianati, perasaan gagal menbahagiakannya, seperti semua yang aku lakukan sia-sia, kehilangan tidak lbih baik daripada mengetahui bahwa orang yang aku sayangi tidak pernah bahagia bersamaku, aku sungguh menyesal, menyesali ketidak mampuanku.. yang membuatku merasa sakit. yang membuatku merasa cinta tidak pernah berpihak kepadaku, yang membuat hati ku berhenti merasakan…

Cinta yang lain

Berhenti berharap pada sesuatu yang berbohong, menutup hati untuk cinta yang lama, yang perasaannya menghanyutkan ku dalam kehancuran, membuat aku menjalani hidup yang separuhnya tidak hidup, memaksaku membenci sesuatu yang seharusnya tidak aku benci, membuat aku melakukan sesuatu yang tidak sepatutnya kulakukan,, tersakiti sendiri oleh mimpi yang dibuat

Waktu berlalu, musim berganti, jam terus berdetak dan meninggalkan apapun yang terlewatkan.. tapi apa yang terukir di dalam jiwa ku bahkan tidak bergerak sama sekali…
berharap bahwa suatu saat nanti akan ada seseorang yang mampu menghapuskan luka itu, berharap pada sesuatu yang mereka panggil ‘cinta’ , berharap bahwa suatu hari di masa yang akan datang, cinta itu akan berpaling dan mengulurkan tangannya kepadaku. Menemukan seseorang yang benar. 

Bisakah begitu?

Bisakah tidak seperih yang lalu?

Jumat, 18 Oktober 2013

OSPE (Oh Shit it's Pain Enough)


Malam ini dengan perasaan galau tingkat tinggi yang lagi-lagi menghantui sang itik buruk rupa ini, gue mencoba mengobati perih hati yang tersakiti dengan mencoba bunuh diri… #eekkhh 

gak dink

Jadi setelah hampir dua tahun lamanya gue mengembara menyebrangi lautan tak bertepi, turun naek gunung Himalaya dan jalan-jalan bareng teletubis. gue  menyadari ada sesuatu yang hilang dari dalam diri gue, seperti ada ruang kosong yang menganga di dalam jiwa gue dan ‘barang’ yang hilang itu memanggil-manggil gue setiap langit menghembuskan navasnya dan menembus dedaunan yang bersenandung (oke, kalimat gue malam ini keren gilak )

Jadi gue searching gitu di mana-mana kali aja gue lupa narok atau emang sengaja terbuang kayak cinta yang udah gue kasih ke mantan (oke, itu GALAU)

Gue jadi sering melamun, jadi sering bikin status galau di fesbuk, jadi sering ndengerin lagu mellow dan nulis lirik cengeng di timeline. matahari rasanya jauuuh banget dari gue jadinya hati gue dingin gitu (emang jauh kaleee)



Ngomong-ngomong tentang galau, ada yang lebih bikin galau dan nyesek daripada perkara mantan-memantan. Cukup satu kata tapi bikin komplikasi penyakit di sekujur tubuh, cukup satu kata namun mampu mengurangi jam tidur dan menguras kerja otak secara berlebih-lebihan. satu kata yang kalau di ingat bikin mata gak bisa mejem, Satu kata penuh makna nan INDAH itu adalah….


“OSPE”


Yah, ospe adalah hari dimana elu kudu ngerjain belasan nyampe puluhan soal di sebuah ruangan mengerikan penuh kejutan bernama Laboratorium dan Skills lab dengan waktu yang gak lebih dari 1 menit, di hantui bunyi bell yang nyakitin hati sekaligus ngena banget ke mental elu, menghadapi preparat dan hal-hal baunya bisa bikin nangis seember dengan soal beranak pinak dan waktu yang sangat minim untuk berfikir 

Itu baru GALAU SEJATI

Gue juga gak tau gimana caranya seorang itik pesek dan buruk rupa plus dekil ini bentar lagi jadi (masih CALON) dokter. Yah gue dengan iq yang sungguh menyedihkan ini tersesat diantara orang-orang pintar ber jas putih plus stetoskop yang menggantung di leher, dan smakin gue jadi di cuekin karna kebanyakan dari mereka rupawan dan orkay,. Absolutely they’re not like me… :’(

Semua menyenangkan pada awalnya,gue kira jadi mahasiswa kedokteran gak sesusah kelihatannya, ada kebanggaan tersendiri udah ada di fakultas ini, jadi kalo lagi praktek atau skills lab itu jas lab putih kita melambai di udara, buseeet udah kayak harry potter aja dah, trus bawak buku sobota satu juta dollar di pangkuan tangan. Beuuuudd keren abizz

emang kalau yang sedikit “menyakitkan” itu awalnya pasti dimulai dengan cerita-cerita yang manis-manis dan penuh kebahagian, contohnya aja orang pacaran itu, awalnya pdkt-pdkt an gitu, tiep malem d ismsin “maleem, lagi ngapain tuh? Udah makan belum?” trus jadi seering jalan bareng, makan, nonton, ketawa-ketiwi di emol, trus kalo udah jadian aja dunia rasanya milik berdua gitu kan, gandengan aja kemana-mana, gak peduli gitu sama orang yang liat. Trus suap-suapan gitu… kalo lagi nonton di bioskop aje palak yang ceweknya udah nempel banget tuh ke pundak cowok, eh kalo pas adegan gelapan gitu aje palaknya udah pada gak keliatan lagi. Skarang aje lu bilangnya sayang-sayang ntar kalo putus juga maki makian ndiri, sakitnya ngerasain sendiri. Pedih banget tuh pastinya
 
hidup itu berputar om, gak selalu di atas, yang single juga gak bakalan selamanya sendiri kok, di suatu tempat di bumi ini pasti ada seseorang yang selalu setia menunggu sang single untuk berjalan bersamanya….

SUPER SEKALI !!!

              Eniwey baswey. Balek ke OSPE, jadi hari pertama adalah ospe histology, sebuah ilmu yang menurut gue abstrak banget. Kenapa? Karna lu bakalan belajar tentang sesuatu yang ukurannya kecil banget dan cuman bisa diliat pakek teropong aja dan itu menyakitkan mata bung ! lalu ketika lu baca buku panduannya dan nemuin hal-hal seperti “gambarannya mirip buah alpukat” atau “serosa memeluk mukosa membentuk bulan sabit”

Jangan percaya dengan mudah !

Jadi suatu hari gue juga teman sebangsa gue disuruh buat identifikasi preparat, karna gue sok rajin dan biar di katain ilmiah gitu, gue nurut deh kata yang empunya buku dan mencoba nyari sesuai gambaran si penulis buku. Dan hasilnya gua bahkan gak nemuin yang bentuknya alpokat di preparat gue,dan waktu terus berjalan, dan buku gambar gue masih kosong.

 apanya yang alpokat? Mana alpokaaaattt !!! gue jadi stress sendiri trus guling-guling di lantai.  Mana lagi yang bulan sabit?? Gak keliatan !! ini kenapa kecil sekali !! apa ini?? yang manaaaaaaaaa????

jadi hari itu bukan jaringan atau sel yang gue pelajarin, tapi gue akhirnya menyadari kalau ilmuan punya imajinasi yang tinggi dalam menghayalkan sesuatu 
Dan hari itu adalah percikan neraka jahanam banget karna gua kudu ngapalin sekitaran 20 an cirri-ciri preparat berikut bentuknya. dan gue kudu nunggu di sebuah ruangan beserta seratusan lebih peserta yang lain berjam lamanya dan karna nama gue ada di urutan terakhir, gue fix harus teposin pantat di atas kursi dengan hati yang gak karu-karuan.

Ospe histology itu WOW banget ! gue bersusah payah menahan suapaya otak gue gak bocor dan menumpahkan seluruh apalan gue harus bertempur lagi dengan 15 preparat lengkap beserta soal dan persyaratan test yang juga gak kalah banyak. Dan alhasil workshit gue penuh coretan dan berantakan di mana-mana. Itu absurb bener dan oke, gue gak mau membahasnya lebih lanjut !! itu NYAKITITIN !!


Besoknya gue kudu ngadepin yang namanya ANATOMI. jadi malam sebelumnya gue habis-habisan pacaran sama sobota dan slide dokter yang naujubilah banyaknya !! hampir-hampir gue piker nih slide bisa gantiin jalan raya anyer-panyarukan saking banyak nya slide, penuh dengan gambar sesuatu dengan banyak tanda panah dan tulisan yang kecil-kecil dan harus di hapal juga. 

Otak gue teriak: “sudah cukup sara… sudah cukuuupp….”

Gue teriak : “ sudah cukup slide… sudah cukup”

Slide teriak : “baca guaaa… bacaaaaaaa !!!”

Dan akhirya dengan mata mengantuk, perasaan yang campur aduk, dan hati yang mengutuk gue kudu berdamai dan membuat perjajian damai dengan anatomi malam itu juga

Masuk ke skills lab dengan peraasaan dak dig dug bercampur ke inginan untuk pipis yang mendalam, menghadapi 20 barang lengkap dengan pertanyaan nya dan dihantui bell yang suaranya memekak telinga itu “setreess-able” banget ! saat itu kalian bener-bener akan digempur di semua sisi, waktu yang berjalan cepat, otak dan tangan harus bekerja cepat, mata harus teliti, telinga harus mendengar dengan baik, bertempur dengan soal, bertempur dengan hati, bertempur dengan waktu

Skills lab hari itu jadi “battle field” yang nyata SAKID nya !

20 menit yang menentukan 2 bulan telah berlalu, 20 preparat dengan 60 soal telah di lewatkan. Sekarang tinggal bagaimana hasil kedepannya, yang jelas gue udah berusaha semampu dan semaksimal mungkin, dan gue Cuma pengen kedua orang tua gue bangga dan gak nyesel udah ngelahirin gue, alasan utama kenapa gue tetep di sini dan tetap hidup sampai sekarang. gue gak pengen orang tua gue kawatir karna berfikir anaknya main-main di sini, karna sungguh I’m not 

Yah semoga gue gak remedial, semoga gue akan baik-baik aja dan lulus dari fakultas ini tepat waktu dan gak memperpanjang waktu studi, semoga gue bisa jadi dokter secepatnya…. 

May god realize my wishes
May god bless me
Amin….