Selasa, 10 Desember 2013

Change ....



Aku baru sadar kalau ternyata aku itu jaraaaaaaaaaaaang banget ngepost entri di blog aku ini, jadi sepi gitu

Aku juga sadar kalau ternyata blog aku tu udah penuh dengan dedaunan dedaunan kering di mana-mana, berkas reruntuhan prasejarah, tulang-tulang dinosaurus berserakkan dan keping-keping hati jejomloers yang hancur tersebar di seluruh sudut blog usang ini saking jarangnya aku inepin. udah kayak rumah di tinggal gitu.

Anyway ini waktunya berubah!

Ngomongin soal perubahan, gak kerasa aja ini udah bulan terakhir di tahun 2013, tahun yang banyak banget berpengaruh dengan hidup aku, banyak perubahan-perubahan besar di aku terjadi tahun ini kayak misalnya kelulusan aku dari SMA, jadi anak kuliah, udah mahasiswi kedokteran semester awal, dan sekarang udah sibuk sibuk aja mikirin ospe dan mcq yang nentuin banget IP akhir semester ini, juga tentang cinta dan kehidupan pribadi aku, ada banyak yang berubah, ada banyak yang merubah, tahun ini adalah tahun titik balik di mana sara ashari yang dulu bukanlah sara ashari yang sekarang

Gak, aku gak ngomongin soal aku yang ngelakuin requip dan jadi power ranger or something kayak gitu, ini soal aku yang jadi lebih ‘dewasa’

Ecieeee… prok.prok.prok

Tapi beneran, tahun ini mungkin tahun yang penuh kenangan dan tahun yang beneran take a part sebagai tahun penuh perubahan.

Seperti yang aku katakan aku lulus SMA tahun ini, aku dapat ranking tertinggi di sekolah untuk nilai UN dan UAS, meskipun jauh sekali dari siswi bali yang jadi juara satu se Indonesia itu, tapi hal itu sudah membuatku tersenyum lebar.

Aku ingat tiap hari yang aku lewati bersama teman-teman ku semasa SMA, aku ingat waktu dimana aku dan panitia 9 –sebutan untuk anggota kami yang berjumblah Sembilan orang- berkumpul sambil membicarakan gossip terpanas saat itu, aku ingat bagaimana kami dengan semangat bicara soal si anu yang merebut si ani dari si ano, juga intrik intrik dan permasalahan lain

Aku ingat kita tertawa dan bernyanyi bersama, bertengkar dan berdebat di dalam kelas, aku ingat aku yang berlarian di dalam kelas, berbicara, menari-nari di depan kelas, membuat keonaran yang terkadang menimbulkan perselisihan. Aku ingat cerita yang mereka hembuskan kepadaku. Aku ingat kita berlarian menuju kantin di atas kelas ketika jam istirahat tiba hanya untuk mendapatkan sepiring nasi dan tempat duduk, aku ingat tiap orang yang aku berbicara kepadanya dan berbagi perasaan kepada mereka. Aku ingat, aku tidak pernah lupa sedikitpun.

Tahun ini meski sebentar, akhirnya aku bisa memiliki seseorang yang aku cintai dari lubuk hatiku, dia yang menyemangatiku untuk berubah seperti ini, aku tidak pernah menyesal pernah bersamanya, aku tidak pernah menyesal menghabiskan waktuku dengannya, tidak, aku tidak menyesal sama sekali, jikapun ada itu hanyalah aku yang menyesali diriku sendiri yang tidak mampu menjadi sosok yang diinginkan dia, aku yang tidak mengerti apa yang dia mau, mungkin hanya itu saja. Meskipun sebentar dan berakhir menyedihkan, aku bersyukur memiliki waktu bersamanya, dia yang mengajariku berhijab, dia yang merubah aku seperti ini, dia yang mengembalikan aku menjadi seorang ‘wanita’, meskipun ternyata baginya cinta itu tidak pernah ada, toh dia pernah menjadi salah satu alasan kenapa aku ingin menjadi seorang dokter, ah tidak. Dia tetap menjadi salah satu alasan kenapa aku ‘harus’ jadi dokter.

Hidupku berlanjut meski apapun yang terjadi, selama bumi ini berputar dan selama masih ada waktu, sejauh itu juga perjalanan ini akan kulalui. Hal yang ajaib terjadi ketika akhirnya aku yang bahkan belum memikirkan mau jadi apa aku setelah lulus SMA ini, tiba-tiba terperangkap di dalam fakultas kedokteran sebuah universitas negeri di jambi. Yah, Allah benar menuntunku dalam jalan kebenarannya, atas doa orang tuaku dan bimbingan-Nya, aku mengalami hari hari berbeda sebagai seorang mahasiswi, bukan hanya siswi lagi.

Di tahun ini gak terasa aku udah 17 tahun, aku dapetin perayaan ulang tahun terbaik dari orang-orang yang aku sayangi dan menyayangi aku, meskipun itu bukanlah pesta ulang tahun yang bertabur bintang, yang dirayakan secara besar-besaran atau apapun yang diayangkan seorang remaja untuk hari ulang tahun ke 17 nya. Aku mendapatkan lebih dari apa yang aku harapkan 

Aku mendapatkan teman-teman baru, di lingkungan baru ini aku menemukan orang-orang yang menyayangiku, meskipun mungkin aku bukan berasal dari golongan yang sama dengan mereka, tapi mereka memperlakukan aku dengan baik, aku senang berada di antara orang-orang ini, aku bersyukur memiliki mereka, aku bersyukur atas hidup yang diberikan oleh Tuhan YME, yang aku bisa bertemu dan berteman dengan banyak orang, yang aku tertawa dan berbagi perasaan bersama mereka, karna aku sadari aku tidak ada apa-apanya jika sendiri, aku kuat karna ada orang-orang yang berdiri di belakangku dan menyemangatiku

Aku tidak tau bagaimana menungkapkannya

Aku senang aku telah di lahirkan di dunia ini

Meski hidup ini tidak begitu mudah, meski akan selalu ada air mata di antara tawa, meski pertemuan akan disusul perpisahan, meski aku terjatuh aku akan bangkit lagi, aku akan tetap hidup sampai semua mimpi-mimpi ku tercapai.

Aku sadar aku hanya setitik kecil dari bagian bumi ini, aku sadar aku sekarang bukan siapa-siapa, keberadaanku mungkin tidak disadari. Tapi suatu hari nanti aku akan membuat dunia memperhatikanku, aku akan membuat dunia mengakui keberadaanku, dengan caraku sendiri.

Suatu hari nanti aku akan melihat waktu berpihak kepadaku dan langit tersenyum menyambutku

Meskipun sekarang rasanya hati ini tak tenang akibat hasil ospe anatomi dan mcq yang belum keluar, ah, mugkin aku terlalu banyak bicara. Tapi terserahlah
Di blog ini, aku adalah aku yang sebenarnya… J
Posting Komentar