Selasa, 11 Maret 2014

when it called to love

saat kamu mencintai seseorang, cintailah dia dengan hatimu, meski kamu tidak tau apa yang akan terjadi besok atau besok lusa, meski kamu tidak pernah tahu apakah ini akan berakhir bahagia atau tidak. cintai. cinta seperti apa yang hatimu ingin kamu lakukan, cintai seperti apa yang seharusnya kamu rasakan, cinta adalah kebahagiaan, bersamanya, mendengar suaranya, melihat kedalam matanya. cinta adalah anugrah yang tidak seharusnya kita berdebat tentang benar atau salahnya rasa itu.

saat kamu mencintai seseorang, berhentilah berfikir apakah jalan ini baik atau buruk, karna kau hanya akan menambah keraguan... cintai... cintai seakan kau tidak bisa mencintainya lagi esok hari

saat kamu mencintai seseorang, kamu tidak akan pernah tau sampai kapan kamu bisa memilki perasaan itu, apakah akan berakhir atau lanjut, siapa yang tau? kamu bisa saja kehilangan dia sekarang, besok, lusa atau tidak sama sekali. karna selalu ada kemungkinan, namun kemungkinan itu juga sama besarnya.

mencintai atau tidak sama sekali adalah pilihan

yang perlu kamu lakukan, lihatlah kedalam hatimu dan temukan, apa yang sebenarnya dia ingin kamu rasakan

meski cinta kadang tidak seramah namanya, suatu hari nanti dia akan berdamai dengan kita

ketika aku mencintai seseorang, aku akan mempercayainya selagi aku ingin, aku akan memahami selagi aku bisa memahami, aku akan mengalah selagi aku memilikinya. meskipun aku tidak pernah bisa tau apa yang ada di dalam hati manusia, apakah dia sedang berbohong atau tidak, meskipun aku tidak pernah tau apakah yang dia katakan itu tulus dari dalam hatinya atau hanyalah kebohongan semata, hasrat tiba-tiba atau bahkan keterpaksaan, aku akan mempercayai selagi aku ingin mempercayainya, aku akan mempercayainya beribu ribu kali dan aku akan memahami sampai aku lelah memahami.

ketika aku mencintai seseorang, aku akan bertahan dan melakukan apa yang ingin hatiku lakukan, karna jika terlalu banyak berfikir. hatiku terasa sakit.

hati ku berkata : aku tidak ingin merasakan sakit, lagi

ketika aku mencintai seseorang, aku menikmati alunan lagu yang dinyanyikan oleh sang maha cinta, tidak perduli apakah itu benar atau salah, apakah dia yang terbaik atau bukan, apakah dia berbohong atau jujur. sungguh, aku akan lebih tidak perduli lagi.

aku akan mencintai sampai aku mati


Posting Komentar